Semakin tinggi burung itu terbang
semakin banyak yang ia lihat
pula semakin banyak yang ia mengerti
bahwa suatu saat nanti
ia akan turun kembali
mendarat menapaki bumi
Ia terbang bukan tuk pamer
bahwa ia bisa menari
meliuk-liuk di angkasa sana
melainkan untuk belajar
bahwa semakin tinggi ia terbang
semakin banyak yang bisa ia lihat
semakin banyak yang bisa ia mengerti
semakin banyak pula masalah
yang bisa ia pelajari
Banyak yang tidak tahu
banyak yang tidak menyadari
banyak yang hanya berpersepsi
tentang dirinya yang ingin terbang tinggi
Ia harus menghadapi itu semua
ia harus tegar nan kuat
karena banyak yang akan merintang
banyak yang akan mengguncang
ketika berusaha mencapai awan
Ia bisa
ia pasti bisa
karena ia yakin
kalau ia memang bisa
5TuP!d0 untuk teman-teman yang ingin terbang tinggi...
bukan kesombongan yang bisa mengantarkan seseorang terbang tinggi
bukan pula ego yang bisa membuat seseorang diatas
tapi perpaduan keduanya,
dengan pengendalian dan penggabungan formula yang tepat
TERBANG
Posted by Alex Maslo at 10:01 PM 0 comments
Labels: puisi
HATIKU
hatiku bagai emas
namun tertutup lumut tebal
setebal salju di antartika.
hanya mereka yang memiliki kesabaran
untuk menyapu lapisan lumut tebal itulah
yang akan dapat melihat
betapa berkilaunya cahaya emas itu,
dan akan mengerti
mengapa aku menyembunyikan emas itu dengan lumut tebal.
kamu yang selalu mengedepankan ego
tanpa mencoba berpikir
mengapa begini dan mengapa begitu
mengapa aku melakukan ini
dan mengapa aku bertindak seperti itu
tidak akan memahaminya
apalagi menemukan kilaunya.
kamu hanya memunculkan persepsimu sendiri
tanpa mau tahu apakah itu benar
atau tidak dari kacamata saya.
sebenarnya aku punya semuanya
semua yang kamu perlukan
dan aku memilikinya sejak lama
namun tidak pernah dan tidak akan pernah kutunjukkan
apalagi kuberikan
karena kamu belum layak dan karena memang belum saatnya.
kini,
akankah kamu berpersepsi lagi,
atau mencari tahu langsung jawabannya?
aku tidak akan menawarkan kilau itu
kecuali jika kamu memintanya
namun dengan caraku
bukan caramu
karena caramu akan menyesatkanmu
aku bukan siapa-siapa,
bukan dewa bukan pula tuhan,
hanya pemilik emas yang hanya akan memancarkan sinarnya
bagi pemilik hati kristal,
karena dengan demikian
sinar emasku akan terpancar
ke segala arah oleh kristalmu
dan melengkapi keagungan nilaiku
dan menyempurnakan fungsi hadirmu.
bagi yang tidak mengerti
jangan berpersepsi
karena akan menyesatkanmu nanti
teruntuk teman sekaligus guru, penasehat, pembimbing, pengkritik, dan sebutan lain yang memungkinkan untuk kusematkan padamu. sampai saat ini, hanya engkau yang mampu melihat kilau emasku...namun engkau juga tahu bahwa kilau emas itu belumlah 24k. untuk itu, bantulah aku agar emas itu senantiasa memancarkan cahayanya, dan bisa lebih berkilau lagi...
narsisku,...5TuP!d0
November 12, 2008
Posted by Alex Maslo at 8:46 PM 1 comments
Labels: puisi