Sepi..
Ya..
Sepi..dan dingin
Dingin sekali
N’tah apa yang terjadi
Dengan periku
Peri yang seharusnya
Terbang kesana kemari bersamaku
Peri yang seharusnya menghiburku
Menemani disaat aku kesepian
Menjadi cahaya disaat kegelapan melandaku
Dan tertawa dikala ku bercanda
Tapi ia telah membeku
Lalu dinginnya
Menyebar ke segala penjuru sarafku
Membuatku diam seolah membisu
Bulan muncul menerawang
Melengkapi kebisuan malamku
Hingga tak sanggup benakku
Memikirkan satu katapun
Bahkan sang jiwa ikut diam
Menambah kesunyian dalam relung batin
Yang bergejolak tak terima
Dengan diamnya malam
Ingin aku berteriak
Tapi itu tadi
Aku telah terbisu
Bagai mulut tak berlidah
Sudahlah, usahlah lagi
Lelah sudah
Diriku berusaha
Mencairkan kebekuan ini
Biar begini
Biar kesedihan ini
Turut membeku
Lalu pecah berserakan
Kemudian mencair
Dan menguap
Terbawa udara bebas
5TuP!d0...untuk peri kecilku
0 Comments:
Post a Comment