Dalam ombakku
mekar sekuntum bunga
indah nan cerah
diterpa sang surya
Namun...
layakkah ia kupetik
hanya untuk diriku?
atau kubiarkan saja ia
agar dinikmati yang lain
yang lebih layak baginya?
Aku bimbang...
karena ku tak mau
ia layu bila ditanganku
yang dingin
dan penuh kebimbangan
bagai ditengah persimpangan
Wahai bunga
andai kau tahu
kalau engkau yang kupuja.
Kuingin kau mekar
lalu beriku sebuah kata
yang indah layaknya dirimu
sebagai jawaban apa maumu
Sayang engkau tak bersuara
hanya senyum keindahanmu
yang engkau tebar
hanya tawa kenikmatanmu
yang engkau pamerkan
untuk orang-orang yang pernah kucintai dan mencintaiku
terima kasih telah menunjukkan wujud indah kalian
salam dan harap bahagiaku untuk kalian selalu...
5TuP!d0
BUNGA DALAM OMBAK
Posted by Alex Maslo at 12:23 PM 0 comments
Labels: puisi
ONE DAY YOU'LL BE MINE
If I can be your choice
I’ll be in seventh heaven
And I will hang your name in my heart forever
'Coz only you who deserve to
How lucky I am
To have known someone
Who make me hard to blink
Even in a second
First time I saw you
I swear I have saw an angel
Not just an ordinary one
But the sweetest one I’ve ever seen
Seeing you
Make me realize
How wonderful this world could be
And how amazing my life would be
Although I’m not yours
I thank God for creating you perfectly
Probably not in this life
Or even not in this world
But I believe that one day
In a place where you and I never expect
You’ll be mine
And there we will be together again
Not as you and me
But as a couple
As an unapart one
Both we will swim and taste
The magical taste of love
Endlessly…
5TuP!d0… dedicated to all who are in love or loving someone right now
October 22, 2007
Posted by Alex Maslo at 1:06 PM 0 comments
Labels: puisi
DEWIKU
Indah
S’gala yang kurasa
Ketika bayangmu hadir
Menerpa sadarku
Teman? Bukan!
Kau lebih dari itu
Andai kau sadari itu
Walau bagimu aku tak lebih
Namun t’rima kasih
T’lah guratkan
Drama indah
Dalam hidupku
Yakinlah
Engkau s’lalu dewiku
Tak layak kulupa
Hingga ku tutup buku
5TuP!d0
Posted by Alex Maslo at 1:03 PM 0 comments
Labels: puisi
SEPIKU
Sepi..
Ya..
Sepi..dan dingin
Dingin sekali
N’tah apa yang terjadi
Dengan periku
Peri yang seharusnya
Terbang kesana kemari bersamaku
Peri yang seharusnya menghiburku
Menemani disaat aku kesepian
Menjadi cahaya disaat kegelapan melandaku
Dan tertawa dikala ku bercanda
Tapi ia telah membeku
Lalu dinginnya
Menyebar ke segala penjuru sarafku
Membuatku diam seolah membisu
Bulan muncul menerawang
Melengkapi kebisuan malamku
Hingga tak sanggup benakku
Memikirkan satu katapun
Bahkan sang jiwa ikut diam
Menambah kesunyian dalam relung batin
Yang bergejolak tak terima
Dengan diamnya malam
Ingin aku berteriak
Tapi itu tadi
Aku telah terbisu
Bagai mulut tak berlidah
Sudahlah, usahlah lagi
Lelah sudah
Diriku berusaha
Mencairkan kebekuan ini
Biar begini
Biar kesedihan ini
Turut membeku
Lalu pecah berserakan
Kemudian mencair
Dan menguap
Terbawa udara bebas
5TuP!d0...untuk peri kecilku
October 09, 2007
Posted by Alex Maslo at 1:01 PM 0 comments
Labels: puisi
DIA
Tak bosan daku pandang
Tak jemu daku khayal
Bayang seorang rupawan
Yang sulit tuk terhapuskan
Sulit ‘tuk memaling
Sulit ‘tuk dilupa
Bayang yang menawan
Walau hanya sesaat
Ingin bagiku terus
Ingin niatku selalu
Tiap saat tiap waktu
Menatap rupanya
Banyak inginku
Besar niatku
Satu harapku
Ada dia di sisi
Selalu…
Selamanya…
5TuP!d0…untuk valentine’s day 2004
October 07, 2007
Posted by Alex Maslo at 1:00 PM 0 comments
Labels: puisi
AKU SAYANG PADAMU
Sudah sepuluh menit aku gelisah sebelum lagu I’ll Be There gubahan Saxophonist terkenal Kenny G. mengalun menambah panjang malamku.
Aku tak tahu apa yang terjadi padaku hingga jantungku bisa memompa darah secara tidak teratur malam ini.
Kuakui, walau hatiku telah pernah disinggahi seseorang, dan jantungku pernah berdegup kencang dibuat beberapa wanita, namun engkau berbeda.
Engkau membangkitkan kembali adrenalin kegelisahan yang telah lama tidak pernah singgah dalam hatiku.
Keringatku mengucur deras seolah menjadi saksi buta ketika paragraf demi paragraf tertulis (mengalir) diatas selembar kertas.
(Kini, lagu Iwan Fals - ijinkan aku menyayangimu - bersenandung seolah membimbing penaku menutup tulisan tanganku ini.)
Sekarang, sebelum aku menutup kisah indahku hari ini, ijinkan aku menggoreskan 3 kata yang kudengungkan setulus hatiku dengan bantuan penaku : “Aku Sayang Padamu”.
Medan | 13 September 2006 | 00.30 (dinihari)
Posted by Alex Maslo at 12:34 AM 0 comments
Labels: cerita singkat